Bahaya Penyakit Saraf Kejepit Waspadai Sejak Dini

Bahaya Penyakit Saraf Kejepit Untuk Hidup Kita

Bahaya penyakit Saraf Kejepit ~Baru -baru ini begitu banyak mendengar  saya orang di sekitar saya menderita penyakit “saraf kejepit”.Jadi sebenarnya apakah yang dimaksud  dengan penyakit  Saraf Kejepit”??Dan apakah penyebab dan akibat yang bisa di timbulkan serta apa saja hal -hal yang perlu kita waspadai dari penyakit Saraf Kejepit ini? Berikut ini saya akan coba jabarkan  semuanya.

Pengertian

Pertama- tama mari cari tahu apa yang dimaksud dengan penyakit Saraf Kejepit!!!

contoh gambar syaraf

Tubuh kita tersusun dari jaringan saraf yang kompleks.Sistem saraf secara garis besar terdiri atas sistem saraf pusat yang berasal dari otak dan dan tulang belakang dan sistem saraf tepi yang terdiri serabut-serabut syaraf yang mempersyarafi anggota gerak. 

hubungan syaraf ke otak

Metode penjalaran impuls syaraf dimulai dari otak ke anggota gerak seperti lengan kaki dan anggota gerak tubuh lainnya. Sistem saraf mengirim pesan dari otak ke organ-organ tubuh kita hingga ke tingkat seluler. Sistem saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang sangat sensitif  terhadap tekanan. Saraf terjepit sangat rentan terjadi terutama pada beberapa serabur syaraf yang melewati organ sempit seperti yang terdapat pada tulang belakang .

gambar syaraf kejepit

Secara medis  dikenal sebagai Herniated nucleus pulposus atau HNP, terjadi karena adanya penekanan pada sdiskus intervertebralis yang bersangkutan sehingga sistem saraf pada bagian yang terjepit tersebut tidak dapat mengantarkan informasi ke otak dan nyeri atau dengan kata lain,Pinched nerve, atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan saraf kejepit, adalah suatu kondisi di mana saraf tertekan oleh bagian sekitarnya. Ketika kamu mengalami kondisi saraf terjepit, tubuh kamu akan mengirimkan sinyal berupa rasa nyeri. Sebaiknya kamu tidak bisa remehkan tanda-tanda saraf kejepit, sebab kerusakan saraf bisa jadi besar. Kita tidak tahu pasti jika belum diperiksa.

Mungkin kamu juga tidak dapat mengembalikan kerusakan saraf terjepit, namun kamu bisa mengurangi rasa sakitnya. jadi penting untuk diketahui penyebab terjadinya saraf kejepit ini.

Penyebab

 

  • Herniated disc (s) Herniated disc atau dikenal dengan Hernia tulang belakang adalah kondisi dimana diskus mengalami penonjolan atau keluar dari tempat yang seharusnya sehingga menekan saraf yang lewat diantaranya.Yang dimaksud denga Disc pada tulang belakang adalah bantalan antara susunan tulang belakang.
  • Osteofit atau bone spur  adalah tulang yang tumbuh menonjol ke arah luar tubuh yang muncul di tempat pertemuan kedua tulang atau persendian, jika osteofit terbentuk pada jalan dari jaringan saraf makan bisa terjadi gejala saraf kejepit.
  • Pengeroposan tulang belakang (Osteoporosis ) sumsum tulang
  • Batuk ronis yang berlangsung lama
  • Degenerasi tulang belakang karena merokok
  • Artritis tulang belakang Radang tulang belakang (ankylosing spondylitis) adalah penyakait yang ditandai dengan penyatuan tulang belakang sehingga menyebabkan gerakan terbatas pada pasien dan rasa sakit yang berat. Peradangan tulang belakang juga bisa mengakibatkan penekanan ke saraf sekitarnya.
  • Gerakan berulang Seperti pada saat berolahraga .Gerakan/posisi mengangkat beban yang tidak tepat (seperti buruh bangunan).
  • Berada pada satu posisi tubuh untuk jangka waktu yang lama Seperti saat tidur atau bepergian jarak jauh.
  • Trauma  dan / atau kecelakaan bisa menyebabkan patah tulang  yang dapat melukai jaringan sekitar jaringan saraf dan mengakibatkan penyempitan jalan pada sistem saraf.
  • Kehamilan Karena peningkatan berat badan dan retensi air, yang merupakan faktor penyebab dari  menderita syaraf terjepit.

Pada beberapa kasus, salah satunya Carpal tunnel syndrome (suatu kondisi yang terjadi pada jari menyebabkan rasa kesemutan); beberapa jaringan berkontribusi dalam memberikan tekanan pada saraf seperti pembesaran tulang atau penebalan yang akhirnya menjepit saraf. Umumnya kasus carpal tunnel syndrome dialami oleh perempuan.

simak juga:Manfaat smart detok untuk kesehatan dan kecantikan

Akibat

Bahaya penyakit saraf kejepit di lansir dari  medcom.id ,bahaya penyakit Saraf terjepit pada tubuh merupakan kondisi yang berbahaya yang disebabkan oleh menyempitnya ruang atau rongga yang dilalui saraf atau sekelompok saraf. Jika tidak mendapat penanganan tepat, maka bisa berakibat fatal. Bahkan, pasien dapat mengalami kelumpuhan hingga meninggal dunia. Jadi kebanyang  kan betapa bahayanya akibat yang bisa terjadi jika kita mengalami penyakit saraf kejepit .

Gejala

Untuk lebih waspada dan mengenali bahaya penyakit saraf kejepit lebih baik  lagi mari simak gejala – gejala penyakit Saraf Kejepit!

bahaya penyakit

bahaya penyakit

bahaya penyakit

Terkadang gejala dari saraf kejepit hanya berupa rasa sakit saja di beberapa bagian tubuh. Sering kali kita pun tidak terpikir sampai pada saraf kejepit. Ada beberapa gejala lainnya yang bisa Anda amati, seperti:

  • Mati rasa, kebas, atau penurunan sensasi untuk ‘merasa’ di daerah yang banyak sarafnya. Misalnya nyeri di leher atau punggung bagian bawah
  • Adanya sensasi sakit atau nyeri seperti terbakar yang menjalar ke luar
  • Kesemutan
  • Lemahnya otot pada bagian yang diduga mengalami saraf kejepit
  • Sering merasa kaki dan tangan tidak merasakan apa-apa
  • Rasa seperti ditusuk-tusuk jarum
  • Salah satu betis mengalami nyeri
  • Terasa seperti tertusuk jarum di area pinggang sampai kaki.
  • Kaki seolah terasa berat sampai susah berjalan.
  • Nyeri lokal di sumber jepitan
  • Mati rasa atau baal
  • Ada rasa terbakar di sumber nyeri.
  • Tak kuat berdiri lama.
  • Tak bisa menahan buang air kecil atau buang air besar.

Ketika sudah berlanjut, saraf kejepit bisa mengancam seseorang sulit beraktivitas hingga lumpuh. Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau lebih dikenal dengan istilah saraf kejepit banyak diderita masyarakat usia 40-60 tahun.

Rasa sakit karena saraf kejepit membuat aktivitas terganggu. Bahkan bisa berakhir di kursi roda atau di tempat tidur saja jika tak ditangani.

Jika seseorang mengalami saraf kejepit, gejala pertama yang muncul adalah rasa tidak nyaman seperti nyeri di daerah bokong, paha, dan betis. Sementara jika herniasi diskus terjadi pada ruas tulang cervical, gejala yang muncul berupa nyeri pada daerah lengan dan bahu.

Penanganan

Mengobati sarap kejepit dapat dilakukan secara alami. Berikut cara mengatasi saraf kejepit yang bisa Anda lakukan di rumah dan tempat kerja:

1.Peregangan otot

Pada umumnya, saraf kejepit dapat membaik dalam hitungan hari hingga minggu. Namun, jika gejala tak kunjung reda setelah melakukan berbagai pengobatan saraf kejepit, tak ada salahnya Anda mencoba melakukan terapi saraf kejepit seperti olahraga peregangan otot dan latihan posisi tubuh tertentu.Terdapat juga beberapa jenis olahraga ringan yang dapat dilakukan di rumah, seperti jalan santai dan yoga.

2.Postur tubuh

Buatlah posisi yang membantu agar merasa lebih baik, dan habiskan waktu sebanyak mungkin dalam posisi tubuh yang nyaman.

3.Sempatkan berdiri di tempat karja

Jika kamu diharuskan bekerja dengan posisi yang hanya menuntutmu untuk berada pada satu posisi/sikap saja misalnya duduk di depan komputer,Sesekali berdiri saat bekerja, terutama bagi mereka yang terlalu lama di balik meja. Mobilitas dan berdiri sepanjang hari sangat penting untuk mencegah dan mengatasi saraf kerepit.

4.Istirahat

Tidak masalah di mana Anda mengalami saraf kejepit, hal terbaik biasanya adalah beristirahat selama mungkin. Hindari aktivitas yang menyebabkan Anda sakit, seperti bermain tenis, golf, atau aktivitias berisiko lainnya.

Beristirahatlah sampai gejalanya benar-benar sembuh. Ketika Anda mulai menggerakkan bagian tubuh paling sering bergerak, perhatikan bagaimana rasanya. Hentikan aktivitas jika rasa sakit Anda kembali.

5.Splint

Jika Anda mengalami carpal tunnel syndrome, yang merupakan saraf terjepit di pergelangan tangan, splint (alat penunjang) dapat membantu Anda untuk beristirahat dan melindungi pergelangan tangan. Splint sangat membantu saat tidur sehingga Anda tidak melipat atau menindih pergelangan tangan pada posisi yang buruk saat tidur.

6.Peregangan

Peregangan lembut dapat membantu meringankan tekanan pada saraf dan gejala. Jangan melakukan peregangan terlalu kuat. Jika mulai merasa sakit atau tidak nyaman, kendurkan peregangan. Ingatlah bahwa gerakan kecil dapat memiliki dampak besar sebagai obat saraf terjepit.

7.Terapi panas

Panas dapat meningkatkan aliran darah, yang dapat membantu proses pengobatan saraf kejepit. Anda dapat menggunakan bantalan pemanas dalam berbagai ukuran yang banyak tersedia di toko obat. Cara menggunakanya, tahan panas langsung ke saraf terjepit selama 10-15 menit setiap kali.

8.Mengunakan es

Es dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat saraf kejepit. Bungkus es menggunakan handuk dan terapkan langsung pada saraf yang terjepit selama 10-15 menit.

9.Mengangkat kaki

Untuk saraf terjepit di punggung bagian bawah, cobalah mengangkat kaki dengan sudut 90 derajat di bagian pinggul dan lutut selama beberapa saat.

10.Kulit manggis

Kulit buah manggis bisa menjadi obat saraf terjepit karena memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh, yang dikenal dengan nama zat xanthone, yang bisa dijadikan vitamin untuk saraf kejepit.Zat xanthone memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, bahkan kandungan antioksidan yang terkandung dalam zat xanthone lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan antioksidan yang dimiliki oleh vitamin C dan E.Kandungan antioksidan yang sangat tinggi dalam zat xanthone ini mampu menangkal sekaligus menyerang penyebab penyakit saraf kejepit.

11.Daun sirsak

Khasiat daun sirsak banyak mengandung fruktosa, vitamin saraf kejepit seperti vitamin B1, B2, dan vitamin C.Daun sirsak banyak dimanfaatkan untuk pengobatan herbal mengingat terdapat banyak kandungan penting di dalamnya seperti muricapentocin, gigantetronin, linoleic acid, anomurine, caclourine, gentisic acid, annomuricin, anonol, annocatalin, annonacin, acetogenins, annocatacin dan annohexocin yang sangat bermanfaat bagi pengobatan seperti mengatasi saraf kejepit, asam urat, nyeri pinggang, pegal-pegal dan penyakit lainnya.

12.Menggunakan pereda nyeri

Kamu dapat menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid yang dijual bebas, seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB) atau aspirin (Bufferin). Ikuti instruksi pada kemasan, dan pastikan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat tersebut.

Setelah menyimak artikle ini diharapkan semoga kita bisa lebih waspada dan mengenali bahaya penyakit saraf kejepit ini serta dapat mencegahnya sehingga tidak berakibat fatal nantinya.

Silahkan  berikan komentar atau tambahan(revisi) jika ada yang belum cukup/keliru dalam pembahasan ini.dengan ketikan komentar mu di bawah.terimakasih,semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *